Minggu, 21 Oktober 2018

BAB II SISTEM KEAMANAN JARINGAN YANG DIBUTUHKAN

Sistem Keamanan Jaringan Yang Dibutuhkan






Tujuan sistem keamanan jaringan

Tujuan Keamanan jaringan computer adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logik baik langsung ataupun tidak langsung mengganggu aktivitas yang sedang berlangsung dalam jaringan computer.
Keamanan jaringan sangat penting dilakukan untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh administrator jaringan. Sistem keamanan jaringan didefinisikan dari kelima point ini.

  1. Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
  2. Integrity Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
  3. Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
  4. Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu. 
  5. Reliability Handal

Cara pengamanan jaringan
Pada umumnya, pengamanan dapat dikategorikan menjadi 2 jenis: pencegahan (preventif) dan pengobatan (recovery). Usaha pencegahan dilakukan agar sistem informasi tidak memiliki lubang keamanan, sementara usaha-usaha pengobatan dilakukan apabila lubang keamanan sudah dieksploitasi.
Langkah preventif sistem keamanan jaringan yang harus dilakukan Admin jaringan adalah:

  1. MENGATUR AKSES (ACCESS CONTROL); Salah satu cara yang umum digunakan untuk mengamankan informasi adalah dengan mengatur akses ke informasi melalui mekanisme “access control“ . Implementasi dari mekanisme ini antara lain menggunakan “PASSWORD”
  2. MENUTUP SERVIS yang tidak digunakan; Seringkali sistem ( perangkat keras dan/atau perangkat lunak) diberikan dengan beberapa servis dijalankan sebagai default. Sebagai contoh, pada sistem unix servis-servis berikut sering dipasang dari vendornya: finger, telnet,ftp, smtp, pop,echo dll. Servis tsb tdk semuanya dibutuhkan.  Untuk mengamankan sistem servis yang tidak diperlukan di server (komputer) tsb sebaiknya dimatikan.
  3. MEMASANG PROTEKSI; Untuk lebih meningkatkan keamanan sistem informasi, proteksi dapat ditambahkan. Proteksi ini dapat berupa filter (secara umum) dan yang lebih spesifik adalah firewall. Filter dapat digunakan untuk menfilter e-mail, informasi, akses atau bahkan dalam level paket.Sebagai contoh: Di sistem UNIX ada paket program tcpwrapper yang dapat digunakan untuk membatasi akses kepada servis atau aplikasi tertentu. Misalnya servis TELNET dapat dibatasi untuk sistem yang memiliki nomor IP tertentu atau   memiliki domain tertentu.
  4. FIREWALL; Firewall merupakan sebuah perangkat yang diletakkan antara internet dengan jaringan internal. Tujuan utama dari firewall adalah Untuk menjaga (prevent) agar akses (ke dlm maupun ke luar ) dari orang yang tidak berwenang (unauthorized access) tdk dpt dilakukan. Konfigurasi dari  firewall bergantung kpd kebijaksanaan (policy) dari organisasi  yang bersangkutan, yg dpt dibagi menjadi 2 jenis:
    1. Apa-apa yg tdk diperbolehkan secara eksplisit dianggap tidak diperbolehkan (prohibitted)
    2. Apa-apa yg tdk dilarang eksplisit dianggap diperbolehkan (permitted)
  5. PEMANTAUAN ADANYA SERANGAN; Sistem pemantau (monitoring system) digunakan untuk mengetahui adanya tamu tak diundang (intruder) atau adanya serangan (attack). Nama lain dari sistem ini adalah “intruder detection system” (IDS). Sistem ini dapat memberitahu administrator melalui e-mail.
  6. AUDIT; Mengamati Berkas Log. Segala (sebagian besar) kegiatan penggunaan sistem dapat dicatat dalam berkas yang biasanya disebut “logfile” atau “log” saja. Berkas log ini sangat berguna untuk mengamati penyimpangan yang terjadi. Kegagalan untuk masuk ke sistem (login), misalnya tersimpan di dalam berkas log.
  7. BACK UP secara rutin; Seringkali tamu tdk diundang (intruder) masuk ke dlm sistem dan merusak sistem dengan menghapus berkas- berkas yang dapat ditemui. Jika intruder ini berhasil menjebol sistem dan masuk sebagai super user (administrator), maka ada kemungkinan dia dpt menghapus seluruh berkas. Untuk itu, adanya backup yang dilakukan secara rutin merupakan sebuah hal yang esensial
  8. ENKRIPSI; Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki. Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data. Teknik Enkripsi: DES (Data Encryption Standard), RSA (Rivest Shamir Adelman)

Cara Pengamanan Jaringan Komputer dengan recovery biasanya akan lebih memakan waktu dan bersifat tentative. Tergantung kerusakan yang dihasilkan. Jika kerusakan fisik tentu butuh penggantian fisik dan kalau perlu  instalasi ulang. Jika kerusakan logik, maksimal kita melakukan recovery data dengan mengembalikan status ketitik restorasi sebelum eksploitasi lubang keamanan terjadi. (kembali ke backup titik aman sebelumnya)

Ancaman pada sistem keamanan jaringan
Sistem Keamanan Jaringan yang sudah dipasang biasanya memiliki kelemahan pada beberapa aspek yang berpotensi rentannya sistem keamanan jaringan beberapa faktor yang harus dicermati sebagai”ancaman” terhadap sistem keamanan jaringan adalah:

  1. Kelemahan manusia (human error); member dari sebuah organisasi atau perusahaan adalah manusia. Terkadang manusia melakukan kesalahan yang berakibat fatal. Seperti lupa, dll mengatasinya tidak ada cara lain selain reminder dan pembekalan intensif dari organisasi pada membernya.
  2. Kelemahan perangkat keras komputer; semua hardware ada usianya. Jika salah satu modul rusak, maka itu bisa menjadi celah masuknya serangan karena sistem keamanan jaringan tidak berfungsi secara normal. Contoh: kegagalan backup HD karena rusak. Mengatasinya harus ada sistem penggantian HW untuk usia tertentu, dan pertimbangkan skema redundance untuk backup (RAID).
  3. Kelemahan sistem operasi jaringan; software sistem operasi jaringan pun memiliki banyak kelemahan. Oleh karena itu soj berbayar tetap kontinyu melakukan patching terhadap sistem keamanannya. Karena upaya serangan terhadap kelemahan OS terus meningkat levelnya. Bagaimana yang tidak berbayar? Semoga tidak ada upaya massive untuk penyerangan keamanannya.
  4. Kelemahan sistem jaringan komunikasi; sistem jaringan komunikasi sebagai sumber transmisi data juga rentan akan kerusakan. Namun, sebagai bagian perusahaan penyedia layanan komunikasi pasti akan memiliki berbagai upaya troubleshooting jika ada gangguan. Tetap saja celah untuk itu ada meskipun mungkin sangat tipis.

Sabtu, 20 Oktober 2018

BAB I KEBIJAKAN PENGGUNAAN JARINGAN

Kebijakan Penggunaan Jaringan – Keamanan Jaringan Tahukah anda bahwa dalam sebuah jaringan memiliki sistem keamanan mungkin ketika anda mendengar kata jaringan maka yang muncul dipikiran anda adalah jaringan internet atau mungkin ada beberapa orang diantara anda yang ketika mendengar kata jaringan maka yang muncul adalah sebuah jaring yang tali simpulnya terhubung antara satu sama lain.

Namun tahukah anda bahwa sebuah jaringan memiliki sistem keamanan?. Keamanan jaringan dapat dianalogikan sebagi seorang security yang selalu menjaga pintu masuk, baik itu pintu masuk yang berupa gerbang ataupun pintu masuk yang berupa jalan seperti contohnya jalan untuk masuk ke sebuah area perumahan yang selalu dijaga oleh security lalu mengapa perlu ditempatkan security dipintu masuk? Jawabannya adalah security ditempatkan disana demi menjaga keamanan, dapat kita bayangkan apabila kantor mpr tidak memiliki security ataupun aparat keamanan lainnya yang bertugas menjaga kemanan diarea kantor mpr, pastinya ketika terjadi demo besar besaran maka mereka dapat masuk secara bebas kedalam kantor mpr dan tentu saja hal tersebut akan mengganggu keamanan dan ketertiban kantor, namun lain lagi ceritanya jika dikantor mpr telah disiapkan security atau aparat keamanan dengan jumlah yang cukup banyak dengan itu ribuan masa yang mencoba masuk kedalam area kantor mpr dapat dihadang oleh aparat keamanan.
Nah sekarang analogi diatas kita terapkan kedalam materi keamanan jaringan, kantor mpr sebagai jaringan dan masa yang berdemo sebagai ancaman yang mencoba menerobos masuk kedalam sebuah jaringan. Dari analogi tersebut kita mengetahui bahwa keamanan jaringan adalah bentuk pencegahan atau deteksi pada hal yang bersifat gangguan dan akses yang tak seharusnya pada sistem jaringan komputer.

Kebijakan Penggunaan Jaringan

Pengertian kebijakan penggunaan jaringan adalah rencana atau acuan untuk mempengaruhi dan menentukan keputusan penggunaan jaringan. Tujuan Keamanan jaringan computer adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logic baik langsung ataupun tidak langsung sehingga mengganggu aktivitas yang sedang berlangsung dalam jaringan computer. Kebijakan pengguna jaringan dibagi menjadi kebijakan organisasi, etika menggunakan  jaringan dan kebijakan mengakses computer. Serangan fisik keamanan jaringan adalah serangan yang terjadi pada hardware jaringan.
Serangan logic keamanan jaringan adalah serangan yang terjadi pada perangkat lunak  jaringan” seperti data” dokumen” database” aplikasi dan lain-lain.

Serangan fisik terhadap keamanan jaringan

Gangguan pada Kabel
Kerusakan Harddisk (Bad Sector)
Data tak tersalurkan dengan baik
Koneksi tak terdeteksi
Akses yang bukan pengguna
Kerusakan alat alat jaringan

Serangan logic terhadap keamanan jaringan

DoS (Denial of Service) adalah Serangan pada Sistem dengan cara menghabiskan Resource pada Sistem
Request Flooding adalah Serangan dengan cara membanjiri banyak Request pada Sistem yang dilayani Host sehingga Request banyak dari pengguna tak terdaftar dilayani oleh layanan tersebut.
Deface adalah adalah Serangan pada perubahan tampilan.
Social Engineering adalah Serangan pada sisi sosial dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna. Hal ini seperti fake login hingga memanfaatkan kelemahan pengguna dalam sosial media.
Malicious Code adalah Serangan dengan menggunakan kode berbahaya dengan menyisipkan virus, worm atau Trojan Horse.
Packet Sniffer adalah Serangan Menangkap paket pada lalu lintas data jaringan.
SQL Inje*tion adalah Ha*king pada sistem komputer untuk mendapat akses Basis Data pada Sistem

Kebijakan organisasi

Kebijakan organisasi adalah suatu kebijakan instansi atau lembaga dalam ruang lingkup keamanan jaringan untuk akses pada sistem jaringan di tempat tersebut, berikut merupakan contoh beberapa kebijakan penggunaan jaringan pada sebuah organisasi.

1. Tata kelola sistem komputer
2. Pengaturan kerapihan kabel
3. Pengaturan akses
5. Manajemen sumber daya
6. Maintenance secara berkala

Etika Menggunakan Jaringan

Suatu Penerapan Konsep benar / salah serta sikap tanggung jawab dalam menggunakan jaringan
1. Memahami Akses Pengguna
2. Memahami kualitas daya Organisasi
3. Pengaturan penempatan sub-organ

Kebijakan Mengakses Komputer

Dalam suatu kebijakan pengguna jaringan” tidak jarang juga terdapat kebijakan pengguna saat mengakses computer” diantaranya adalah :
1. Manajemen pengguna
Pengertian manajemen pengguna adalah pengelompkan client atau sehingga antara kelompok dari client satu dan kelompok lainnya memiliki hak akses dalam jaringan yang berbeda. Sebagai contoh user siswa dan user guru ketika mengakses jaringan di sekolah maka user guru mendapatkan bandwidth yang lebih besar dibandingkan dengan user siswa.
2. Manajemen sistem komputer
3. Manajemen Waktu akses
Pengertian manajemen waktu akses adalah suatu kebijakan yang terkadang digunakan dijaringan seperti kantor dan sekolah, cara kerja dari kebijakan tersebut adalah pemblokiran akses diwaktu waktu tertentu, sebagai contoh ada beberapa kantor yang menutup akses ke facebook, twitter dan sosial media lainnya di jam kerja.

Kesimpulan
Kesimpulan dari kebijakan penggunaan jaringan adalah sebagai berikut dalam penggunaan jaringan memiliki beberapa kebijakan tidak lain hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas penggunaan jaringan yang telah tersedia, dan tentu saja dalam rangka memberikan pengalaman yang baik untuk client ketika menggunakan jaringan.

Jumat, 20 April 2018

SOAL DAN JAWABAN ARUS SEARAH

Nomor 1






Pembahasan
Hitung terlebih dahulu hambatan paralel:
1/Rp = 1/3 + 1/2 = (2 + 3) / 6 = 5/6 Ohm
Rp = 6/5 Ohm = 1,2 Ohm
Menghitung hambatan total
R = 4 Ohm + 1,2 Ohm = 5,2 Ohm
Jawaban: E


Nomor 2





Pembahasan
Untuk menghitung hambatan total rangkaian paralel:
1/Rp = 1/3 + 1/6 + 1/12 + 1/12
1/Rp = (4 + 2 + 1 + 1) / 12 = 8/12
Rp = 12 / 8 Ohm = 3/2 Ohm
Jawaban: C


Nomor 3





Pembahasan

Untuk menghitung hambatan gunakan hukum Ohm:
V = I . R
R = V / I = 3,0 volt / 1,5 A = 2,0 Ohm
Jawaban: D


Nomor 4





Pembahasan
Hitung terlebih dahulu hambatan
V = I . R
R = V / I = 3 volt / 0,02 A = 150 Ohm
Menghitung kuat arus listrik
I = V / R = 4,5 volt / 150 Ohm = 0,03 A
I = 30 mA
Jawaban: D


Nomor 5





Pembahasan
Untuk menghitung tegangan melalui alat ukur seperti gambar disamping adalah sebagai berikut:
V = (300 / 120) . 80 V = 200 V
Jawaban: C


Nomor 6


Pembahasan
Hitung terlebih dahulu kuat arus listrik
I = (10 / 100) . 70 A = 7 A
Menghitung daya listrik
P = I2 . R = (7 A)2 . (10 Ohm) = 490 Watt
Jawaban: E

Nomor 7

Pembahasan
Tentukan terlebih dahulu kuat arus:
I = (1/50) . 30 A = 0,6 A
Menghitung beda potensial
V = I . R 
V = 0,6 A . 20 Ohm
V = 12 volt
Jawaban: E


Nomor 8



Pembahasan
Membandingkan persamaan daya listrik.
P1 / P2 = V1 / V2
200 watt / P2 = 220 V / 110 V
200 watt / P2 = 2
P2 = 200 watt / 2 = 100 watt
Jawaban: C

Essay
9. Sebutkan macam macam Alat Ukur Listrik yang biasa digunakan dalam pengukuran besar-besaran listrik! 
Jawab : 1. Ampere meter, 
               2. Voltmeter
               3. Meter dasar
               4. Multitester
               5. Osiloskop

10. Sebutkan beberapa asas penting dalam Arus Listrik! 
Jawab : 
•      Terdapat dua jenis muatan listrik, yaitu muatan positif ( + ) dan muatan negative ( - )
•      Muatan positif ada pada inti atom, sedangkan muatan negative ada pada electron
•      Electron dapat berpindah dari satu atom ke atom lain, sedangkan inti tidak dapat pindah
•      Atom-atom penghantar (konduktor) memiliki electron-elektron bebas yang sangat mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain di dalam penghantar itu.
•      Muatan listrik dapat bergerak (mengalir) jika ada beberapa potensial (tegangan)

SOAL DAN JAWABAN ARUS BOLAK-BALIK

SOAL DAN JAWABAN ARUS BOLAK-BALIK
                
NAMA        : DINA NUR ' AZIZAH
KELAS        : XI TKJ 02
NO.ABSEN : 09

1. Salah satu contoh sumber arus bolak-balik adalah ….
A. Baterai
B. Generator
C. Resistor
D. Aki
E. Elemen volta
JAWAB : B

2Besarnya selisih sudut fase antara kedua gelombang disebut ….
A. Nilai efektif
B. Sama fase
C. Beda fase
D. Diagram fasor
E. Sudut fase
JAWAB : C
3. Pada musim kemarau, tegangan listrik PLN di rumah mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh…
A. Kurangnya pasokan batu bara
B. Beban di rumah kita terlalu banyak
C. Jaringan listrik di PLN kurang baik stabil karena terbakar
D. Jarak PLTA sebagai sumber tenaga jauh dari rumah kita
E. PLN menggunakan air sebagai penggerak generator, pada musim kemarau debit air relatif berkurang

4. Tegangan yang berasal dari jaringan listrik PLN di rumah diukur dengan menggunakan voltmeter AC, maka nilai tegangan yang terukur adalah ….
A. Tegangan maksimum
B. Tegangan total
C. Tegangan rata-rata
D. Tegangan minimum
E. Tegangan efektif
JAWAB : E

5. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur tegangan, arus dan hambatan untuk DC maupun AC adalah ….
A. Osiloskop
B. Termometer
C. Voltmeter
D. Multimeter
E. Amperemeter
JAWAB : D

6. Besarnya ggl induksi yang dihasilkan sebuah dinamo dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini, kecuali ….
A. panjang kumparan
B. kuat medan magnet yang digunakan
C. kecepatan putaran kumparan
D. jumlah lilitan kumparan
E. luas penampang kumparan
JAWAB : A

7. Pada sebuah televisi tertera ketentuan 220 V AC, 60 W dan 60 Hz. Pernyataan berikut ini berhubungan dengan ketentuan tersebut.
Tegangan listrik maksimum yang boleh digunakan 220 V AC.
Frekuensi arus listrik bolak-balik yang baik untuk televisi adalah 60 Hz.
Tegangan listrik rata-rata yang boleh digunakan adalah 220 V AC.
Tegangan listrik efektif yang boleh digunakan adalah 220 V AC.
Pernyataan yang benar adalah ….
A. 4 saja
B. 1, 2, dan 3
C. 2 dan 4 saja
D. 1, 2, 3, dan 4
E. 1 dan 3 saja
JAWAB : C


8. Diantara faktor-faktor berikut ini:.
1.Tegangan maksimum
2.Kecepatan sudut
3.Waktu
Yang mempengaruhi tegangan listrik AC adalah …
A. 3
B. 1 dan 2
C. 2 dan 3
D. 1, 2, dan 3
E. 1
JAWAB : D

ESSAY
  
9.Hitunglah frekuensi resonansi dari sebuah rangkaian dengan hambatan yang diabaikan mengandung induktansi 60 mH dan kapasitansi 600 pF!
JAWAB :

PEMBAHASAN :
L = 60 mH = 60 × 10-3 H
C = 600 pF = 600 × 10-12 F
f0 = ...?

10.    Sebuah kapisitor dirangkai pada sumber tegangan bolak-balik 250 Volt yang frekuensi 50 Hz, ternyata reaktansi kapasitifnya 5000/π ohm.  Kapasitas dari kapasitor itu adalah......
JAWAB :

          PEMBAHASAN :
          V = 250 volt
          f = 50 Hz
          Xc = 5000/π ohm
          C = ...?